Syahadatain

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Assalamu’alaikum Wr wb

Ini hanya catatan saya sedikit dari liqo kemarin.
Materi pertama: Syahadatain
Syahadat merupakan ruh, inti dan landasan seluruh ajaran Islam. Syahadat sering disebut dengan Syahadatain karena terdiri dari 2 kalimat (Dalam bahasa arab Syahadatain berarti 2 kalimat Syahadat). Kedua kalimat syahadat itu adalah:
• Kalimat pertama :
asyhadu an-laa ilaaha illallaah
artinya : Saya bersaksi bahwa tiada Ilah selain Allah
• Kalimat kedua :
wa asyhadu anna muhammadan rasuulullaah
artinya: dan saya bersaksi bahwa Muhammad saw adalah Rasul / utusan Allah.

Syahadat ini lah yang membedakan kaum muslim dan non muslim.

Ada 5 pentingnya syahadat :

1. Pintu Gerbang Masuk ke dalam Islam.
Seorang muslim mengakui adanya Allah maka tidak hanya Allah sebagai pencipta tapi juga sebagai sesembah. Seorang muslim juga mengakui risalah Allah. Sesembah disini artinya seorang muslim akan melakukan aturan yang telah dibuat oleh sang pencipta. Saat syahadat diucapkan, saat itu pulalah kita telah berjanji bahwa tiada tuhan selain Allah. Maka setiap aturan yang diberikan Allah kita harus taati. Itulah konsekuensi dari syahadat.

“Dan ingatlah ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman), Bukankah Aku ini Tuhanmu? Meraka menjawab, betul Engkau Tuhan kami, kami bersaksi. Kami lakukan yang demikian itu agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan, sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini”. (QS.Al-A’raf : 172)

“Maka ketahuilah bahwa tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Allah.” (QS.Muhammad : 19)

“Allah menyatakan bahwa tidak ada Tuhan selain Dia, demikian pula para malaikat dan orang berilmu yang menegakkan keadilan, tidak ada tuhan selain Dia, yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana”. (QS.Ali-Imran: 18)

“Sungguh, dahulu apabila dikatakan kepada mereka, laailaahaillallah (Tidak ada Tuhan selain Allah) mereka menyombongkan diri” (QS. As-saffat: 35)

Dalam ayat ini jelaskan, Di kalangan masyarakat arab zaman nabi saw, mereka memahami betul makna dari syahadat ini, terbukti dalam suatu peristiwa dimana nabi saw bersabda yang artinya “ wahai saudara-saudara, maukah kalian aku berikan satu kalimat, dimana dengan kalimat itu kalian akan dapat menguasai alam ini“, kemudian Abu jahal menjawab “ jangankan satu kalimat, sepuluh kalimatpun akan saya terima “. Kemudian nabi saw bersabda “ ucapkanlah laailla haillallah dan muhammadan rasulullah “. Abu jahal menjawab “ kalau itu yang kau minta, berarti engkau mengumandangkan peperangan dengan semua orang arab dan sekitarnya “.
Penolakan Abu jahal kepada kalimat ini, bukan karena dia tidak memahami akan makna kalimat syahadat, tetapi justru sebaliknya dia tidak mau menerima sikap yang mesti tunduk, taat dan patuh kepada Allah swt saja.

2. Intisari dari ajaran Islam
Inti dari ajaran islam tertuang dalam kalimat tauhid yaitu mengakui Allah dan Rosul sebagai utusan Allah. Dalam hal ini kita diwajibkan untuk beribadah baik secara individu maupun jamaa’ah. Mengikuti ajaran2 yang dianjurkan Rosulullah. Seperti sholat, puasa, zakat, haji.

“Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau Muhammad, melainkan Kami wahyukan kepadanya, bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Aku, maka sembahlah Aku”. (QS. Al-Anbiya: 25)

“Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa”. (QS. Al-Baqarah: 21)

“Aku tidak menciptakan jin dan Manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-KU” (QS. Az-Zariyat: 56)

“Katakanlah Muhammad sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh Alam” (QS.Al-An’am: 162)

“Sungguh, telah ada pada diri Rosulullah itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan yang mengingat Allah” (QS. Al-Ahzab: 21)

Jadi Allah telah memberikan role model yang nyata yaitu bukan malaikat melainkan seorang manusia sama seperti kita, beliau adalah Nabi Muhammad SAW. Seorang idola yang tidak pernah mengajak kepada keburukan melainkan selalu mengajak kepada kebaikkan. Dengan mengikuti Tauladannya yang dapat menyelamatkan kita di hari kiamat.

3. Dasar-dasar Perubahan
Perubahan yang dimaksud yaitu saat kita mengucapkan dan menjalani semua konsekuensi dari syahadat maka kita harus melakukan perubahan. Perubahan dari yang tidak mengerti berubah menjadi mengerti mana yang amar ma’ruf nahi munkar.

Sebagai contoh:
*Sebelum masuk islam, Umar adalah orang yang sangat disegani dan dihormati oleh penduduk Mekkah, sebagaimana tradisi yang dijalankan oleh kaum jahiliyah Mekkah saat itu, Umar mengubur hidup-hidup anak perempuanya. Karena saat itu apabila salah satu keluarga melahirkan anak perempuan maka mereka kedudukannya sangat rendah. Dengan hidayah dari Allah seorang Umar bin Khattab memeluk agama islam dan melakukan perubahan dalam dirinya. Sahabat Rosulullah yang dengan beraninya menjadi pembela nomor satu untuk membela islam. Beliau selalu menjadi tameng yang menakutkan bagi musuh saat melakukan peperangan.

*Adalagi sahabat Rosulullah yang lain yaitu Mushab bin Umair, ia merupakan anak seorang keluarga yang kaya raya dan berasal dari kalangan elite. Pemuda yang tampan, tegap memakai pakaian yang mewah. Singkat cerita, Dengan izin Allah, Mushab bin Umair diberikan pintu hidayah untuk memeluk agama islam. Setelah beliau masuk islam, segeralah beliau melepaskan semua kemewahannya dan berubah menjadi manusia yang sangat sederhana.

*Di bangsa Arab sebelum islam masuk, seperti khamr dan judi dianggap halal karena hampir setiap rumah melakukannya, namun setelah mereka memeluk agama islam maka semua yang mereka anggap halal menjadi haram dan mereka membuang semua botol-botol minuman keras.

4. Hakikat Dakwah Rosulullah
Setiap nabi hakikatnya sama yaitu Tauhid. Semua Nabi mengajarkan kepada setiap umatnya untuk menyembah Allah.

“Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu dia berkata, wahai kaumku! Sembahlah Allah! Tidak ada tuhan sembahan bagimu selain Dia. Sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang dasyat (kiamat)” (QS.Al-A’raf: 59)

“Katakanlah Muhammad, sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Maka barangsiapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia mempersekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya” (QS.Al-Kahf: 110)

5. Ganjaran yang besar
Ganjaran yang dimaksud yaitu surga. Tidak hanya dengan ucapan syahadat tapi harus dengan melakukan konsuensi-konsekuensinya maka kita akan meraih syahadat yang sempurna.

Kebenaran datangnya dari Allah dan kesalahan datangnya dari diri saya pribadi.
Semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum wr wb.

3 Comments (+add yours?)

  1. Agus Stkip
    Jun 11, 2013 @ 21:14:53

    Syukron ilmunya

    Reply

  2. ¤ HILAL ALIFI
    Apr 02, 2012 @ 00:21:55

    di jawa, ada acara tahunan yang dikasih nama menurut dua kalimat agung ini: sekaten🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: