Untukmu Yang Selalu Kunanti…

B22yaxoIAAAAScG
Jika lelah yang kurasa sekarang, aku yakin kau juga merasakannya. Lelah menantimu. Lelah menanti janji Allah untuk segera mempertemukan kita dalam kesempatan untuk menggenapkan separoh dari agama ini. Lelah… dan teramat lelah….!!!!

Itulah yang sekarang kurasakan. Lelah untuk tetap menjaga hati dan iman ini. Lelah untuk istiqomah menanti hingga janji Allah tiba. Lelah untuk tetap tersenyum dalam menghadapi setiap pertanyaan..

“Kapan menikah…..?” More

Advertisements

Mari.., Belajar Cinta Lebih Benar

‘Mari..,Belajar Cinta Lebih Benar’ Udah lama engga posting tulisan, jadi kepikiran lagi untuk nulis..hehe Tapi berhubung masih belum ada ide, saya kasih tulisan dari seorang sahabat dunia maya namanya mba Ifta.Menurut saya tulisannya bagus dan sama sekali tidak terkesan kalau beliau pemula. Berharap mba ifta dapat menerbitkan sebuah buku. Aamiin Oke, langsung saja saya copy paste tulisannya mba ifta, silakan membaca dengan seksama dan maaf kalau ada yang merasa tersinggung..hehe Minta izin ya mba tulisannya saya muat disini.. 🙂 ——————————————————————————————————- In_The_Name_OF_ALLAH_by_saeed33

Kpd saudari2ku kaum hawa.. Mari saatnya kita belajar cinta lebih benar ! yaitu tentang Harga Diri. Kmrn kita sudah membahas tuntas tntg cinta yg tidak benar, yaitu Pacaran. Skrg saatnya beralih kpd Cinta yg Benar. Bgmn engkau ukhti, akan mempertaruhkan harga diri utk sbuah hubungan tak halal yg tdk ada kepastian. Lalu jika nanti lahir bocah2 kecil dr sbuah ‘Kecelakaan Syahwat’ yg dibuat ibunya atau pacar ibunya,bgmn kau akan menjelaskan smua jika ia brtanya tntg moral dan kebaikan? Mari brtanya kpd diri sndiri, atas dasar apa engkau mencintai dan dicintai? Apa yg kau rasakan saat wanita2 laen dipacari oleh mantan pacarmu? Ah saudariku, bukankah akan bgitu menyakitkan menyandang gelar mantar pacar si A? Sedangkan si A dgn bangganya memacari saudarimu yg laen. Lagi-lagi, definisi pacaran memang tak bsa kau prediksikan dg jelas,selain hanya menilai dr standar fisik dan kelayakan materi. Dan kpd saudara2ku kaum adam.. More

Buah dari ikhtiar

serenity____by_lacusyamatoo-d3bdaczKisah dari kejadian nyata

Aku sudah lulus dari kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus.

Lamaran kepada diriku untuk menikah juga mulai berdatangan, akan tetapi aku tidak mendapatkan seorangpun yang bisa membuatku tertarik.

Kemudian kesibukan kerja dan karir memalingkan aku dari segala hal yang lain. Hingga aku sampai berumur 34 tahun.

Ketika itulah aku baru menyadari bagaimana susahnya terlambat menikah.

Pada suatu hari datang seorang pemuda meminangku. Usianya lebih tua dariku 2 tahun. Dia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Tapi aku ikhlas menerima dirinya apa adanya.

Kami mulai menghitung rencana pernikahan. Dia meminta kepadaku photo copy KTP untuk pengurusan surat-surat pernikahan. Aku segera menyerahkan itu kepadanya.

Setelah berlalu dua hari ibunya menghubungiku melalui telepon. Beliau memintaku untuk bertemu secepat mungkin.

Aku segera menemuinya. Tiba-tiba ia mengeluarkan photo copyan KTPku. Dia bertanya kepadaku “apakah tanggal lahirku yang ada di KTP itu benar?”

Aku menjawab: “Benar.”

Lalu ia berkata: “Jadi umurmu sudah mendekati usia 40 tahun?!” More

Ingin mengenal anak jalanan

o-matic
Namaku cantik, aku termaksud keluarga yang berkecukupan. Apapun yang aku mau pasti orang tuaku memberikannya. Maka dari itu aku jenuh, aku mau mencari kehidupan yang lain. Kali ini aku ingin mengenal anak jalanan. Aku ingin merasakan jadi seperti mereka yang hidup di jalan seperti pengamen. Sore itu aku memberanikan diri berkenalan dengan mereka para pengamen. Pengamen yang aku temui umurnya sebaya denganku. Umurku saat itu 17 tahun, ehm masa2 remaja yang seharusnya dihabiskan dengan belajar di sekolah, jalan2 sama temen2. Tapi.. mereka tidak.. aku berbincang2 dengan mereka dan berusaha untuk lebih akrab lagi. Mereka adalah ichuy, ridwan, rico, joya, asep dan masih banyak lagi. Keesokannya aku ketempat yang sama dan aku bertemu dengan mereka lagi teman2 baruku di jalan. Awalnya aku agak sedikit takut untuk kenal mereka, tapi saking keseringan bertemu mereka, aku mulai terbiasa dan membuang jauh2 prasangkaku. Mereka cerita tentang pengalamanya mengamen membuat aku ingin ikut turun ke jalan. Mereka mengajak aku mengamen. yuhuuu pengalaman pertama mengamen di lampu merah di salah satu jalan di jakarta,seru juga..hehehe More

Rindu

Image

Sudah sekian lama aku ga pernah bertemu dengannya :(, apa kabarnya dia disana? Bagaimana dia sekarang? Terkadang ada rasa marah dan kecewa disaat dia melakukan kesalahan dan timbul rasa kangen ketika dia tidak ada didekatku. Aku merasa ada yg hilang, ga ada lagi orang yg buat aku kesal, ga ada lg orang yang buat aku berdebat masalah-masalah kenakalan remaja. Akhirnya aku harus akui bahwa aku rindu dan sayang dia.. 😥 Kesempatan itu datang juga, dan aku bertemu dengannya dan dia mengirimi aku sepucuk surat. Sengaja surat itu aku simpan dan dibaca setibanya di rumah. Sesaat aku membaca surat tsb, tak terasa air mataku menetes membasahi pipi ini. Menangis karena aku bersyukur mempunyai seorang seperti dia 🙂 .

Isi suratnya seperti ini: More

Koq bangga punya pacar

Judulnya memang agak sensitif, sengaja biar ada ekspresinya..hehe

Hari ini gw ditembak sama dia, ya ampun!!! sumpah gw deg degan bgt, seneeeeengg deh rasanya. Akhirnya dia nembak gw juga 😀

Dari perkataannya pasti jawabannya diterima, bukan begitu?? :p si cewe akan menerima ajakan si cowo dan mereka resmi pacaran. Setelah jadian biasanya temen2 minta traktir. Status jadian yg diresmikan dijadikan sbg moment bersejarah bagi pasangan tsb. Jika tahun dpn mereka masih bersama maka moment tsb akan dirayakan sbg first anniversary day.. Jika tidak berlanjut, ya putus deh.. Mungkin ada gandengan yg baru… wewww
Gampang bgt dengan seenaknya gandeng seseorang yg belum halal. Di ajak untuk maksiat koq seneng, bangga lg.. hadeehhh… Apalgi sampe pamer cerita ke tmn2 klo cowo gw / cewe gw kaya, cakep, baiiikk bgt dan bla..bla.. More

Ayat-ayat Cinta


“Maria!” sapaku pelan.

“Fa..Fahri?” suaranya sangat lirih nyaris tiada terdengar.

“Ya. Apa yang kau rasakan sekarang, Sayang? Apanya yang sakit?”

“Tolonglah aku? Aku sedih sekali.”

“Kenapa sedih?”

“Aku sedih tak diizinkan masuk surga!”

Jawaban Maria membuat aku dan Aisha kaget bukan main. Dari mana dia tiba-tiba dapat kekuatan untuk berkata sejelas itu? Apakah dia akan mati? Tanyaku dalam hati. Dan cepat-cepat aku membuang pertanyaan tidak baik itu. Tapi kenapa dia berulang-ulang menyebut-nyebut surga.

More

Previous Older Entries