Bersabarlah Semua Ada Saatnya

CIMG4838 Beginikah rasanya, mencintai sesorang yang entah kapan datangnya, entah bagaimana rupanya, tapi rela menanti karena yakin akan janjiNYA semata..

Beginikah rasanya, rindu pada sosok yang aku sendiri tak tau, pada raut wajah yang tak pernah terbayang dalam benakku, tapi yakin akan datang sesuai ketetapanMU..

Duhai belahan jiwaku yang entah dimana.. Apa kamu rasakan yang sama?

Kepada kamu jodohku yang entah dimana sekarang…

Aku percaya, disana kau masih berjuang atas nama cinta mulia, masih kokoh berkeyakinan bahwa hati kita ini milikNYA, masih mau mengerti bahwa segala perjuangan penantian adalah takdirnya.

Aku harap kau dan aku masih sama, berprasangka sebaik-baiknya akan ketetapan cinta bagi hati kita yang merindu surga

Aku tau, hatiku dan hatimu sama, kadang merasa lelah untuk menanti cinta yang hakiki dihadapan wali dan saksi..

Bukan DIA tak tau lelahnya hati, bukan DIA tak tau pahitnya menanti, tapi DIA tahu yang mampu kita hadapi

Aku tau, perjuangan ini tak mudah, langkah kita sering goyah, hidup kita sering payah, tapi sadarlah, perjalanan panjang ini adalah gerbang kebahagiaan yang Allah siapkan khusus untuk aku dan kamu

Izinkan aku bertemu denganmu disaat kau benar-benar membutuhkanku, aku akan jadi temanmu, sahabatmu, rekanmu, muridmu, tempat bersandarmu , tempat beristirahat saat seisi dunia menyerangmu

Jangan lelah menapaki jalanNYA, jangan sering mengeluh atau merasa terbebani, inilah proses kita mendewasakan diri kita demi sebuah cita-cita mulia. Jika terjatuh, bangkitlah semula.. Jika kau terluka ingat janjiNYA

Kita akan rasakan hasil perjuangan kita dari ketidakhalalan semesta dengan saling mendekap, menangis berdua, menyadari nikmat Allah yang begitu banyaknya, begitu dekatnya

Yakinlah, Sang Maha Sutradara talah menyusun cerita agar kita berada pada satu keyakinan menjemput rahmatNYA dalam harapan nyata, bukan dalam sebuah drama kacangan yang hanya menjebak kita dalam angan-angan

Bersabarlah, DIA yang akan pertemukan kita dalam sebuah mitsaqan ghaliza yang indah..

Saat kau dan aku menjadi kita, kita menjadi tua, melewati garis-garis hidup bersama, menghadapi naik turun dunia dengan cinta yang dibekali dan dijagaNYA

Ya jodohku, bersabarlah karena semua ada saatnya

sumber : Jomblo Mulia

Seminar Jodoh Impian

Hampir setahun saya tidak mengisi tulisan di blog ini. Ada banyak aktivitas yang membuat saya jadi tidak sempat menulis dikarenakan saya kurang mengatur waktu..hehe maklum saya juga manusia yang punya keterbatasan. Kali ini saya mau berbagi tulisan dengan para pembaca yang sudah menanti-nanti dan setia pada saya, 😀 GE ER banget ya saya, emangnya blog ini ada pengujungnya apa?? :p

Langsung ajah disimak dan boleh banget kalo mau kasih sesuatu gitu ke saya..hahaha ngarep.com
Hari Ahad tanggal 13 April 2014 di Masjid Attin Jakarta Timur, saya dan 2 orang teman saya menghadiri acara seminar. Acara tsb dihadiri oleh kalangan muda, karena tema yg diusungkan adalah “JODOH IMPIAN”. Jodohku, dimana dia sekarang? Mungkin sebagian para jomblowers menanyakan hal yang sama.. 😀

13 april 2014
More

Rasa ini

Pertemuan dan Perpisahan

Pertemuan antara kita, meski hanya di ladang maya..
Tidak pernah kita dirancang,
Tetapi telah diatur kemas oleh Rabbul Izzati,
Yang mengetahui suara hati antara kita
Yang mengimpikan kehadiran seorang insan,
Bergelar sahabat…

Walaupun bukan aku yang diharapkan,
Tetapi akulah yang hadir dalam hidupmu,
Mungkin kehadiranku tidak pernah dinanti,
Namun, diriku tak pernah menyesal mengenalmu

Apalagi merasakan sekelumit kekecewaan,
Malah, Aku amat menghargai pertemuan ini,
Kerana dengannya,
Terjalinlah sebuah ukhuwah fillah… More

HATI

HATI LAYAKNYA BADAN
Hati bisa sakit layaknya badan. Namun akan sembuh jika bertaubat dan bersemangat.
Hati bisa galau layaknya kilauan cermin, dan bisa diredam dengan dzikir.
Hati pun bisa telanjang seperti badan dan hiasannya adalah takwa.
Hati pun bisa dahaga dan lapar, seperti badan, dan minumannya adalah makrifat (mengenal Allah), mencintai-Nya, tawakkal dan kembali kepada-Nya, serta mengabdi untuk-Nya.
– Ibn al-Qayyim, al-Fawaid, hal 64.

Abu-abu

Abu-abu

Seperti warna pengganti Tanya

Seperti warna penunggu jawaban

Seperti warna dalam kebimbangan

Sampai kapan…

Sampai mentari menghapus warnanya yang penuh keraguan.

Bukan buat dia.. bukan buat saya.. tetapi buat kita semua..

Kenapa?? Mengapa?? Ada apa??

Hanya tanda Tanya yang jadi rahasia sampai bumi menghela nafas terakhirnya..

Semua akan sama samarnya!!

Karna abu-abu takkan pernah sejelas putih yang memberi jawaban…